Info Tembalang
Pendidikan

UNDIP dan UPM Perkuat Kolaborasi Riset Global, Kembangkan Pemanfaatan Gas Metana dan Minyak Pirolisis Sampah Plastik

Diterbitkan pada 31 Jul 2026

← Beranda
UNDIP dan UPM Perkuat Kolaborasi Riset Global, Kembangkan Pemanfaatan Gas Metana dan Minyak Pirolisis Sampah Plastik

Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali memperluas kolaborasi internasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas riset dan inovasi di tingkat global. Melalui program World Class University (WCU), UNDIP menjalin kerja sama strategis dengan Universiti Putra Malaysia (UPM) untuk mengembangkan penelitian mengenai pemanfaatan gas metana serta Pyrolysis Plastics Oil (PPO) atau minyak hasil pirolisis sampah plastik.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kunjungan Prof. Ir. Didi Dwi Anggoro, M.Eng., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. ke kampus UPM di Selangor, Malaysia, pada 13–17 Juli 2026.

Program ini menjadi bagian dari skema International Collaboration with Top 500 QS WUR Universities: Research Matchmaking and Collaboration between UPM and UNDIP, yang bertujuan mempertemukan kepakaran para peneliti dari kedua universitas agar mampu menghasilkan riset bersama yang berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Bangun Kemitraan dengan Pusat Riset Katalisis UPM

Dalam kunjungannya, Prof. Didi melakukan diskusi intensif bersama para peneliti di Putra Catalysis Science and Technology Research Centre (PutraCAT).

Pusat riset tersebut dikenal memiliki kompetensi di bidang katalisis, energi berkelanjutan, biomassa, serta pengembangan bahan bakar ramah lingkungan.

Diskusi juga dilakukan bersama Dekan Fakulti Sains UPM, Prof. Dr. Nor Azwady Abd. Aziz, guna membahas peluang memperluas kerja sama akademik maupun penelitian antara kedua perguruan tinggi.

Pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan awal yang menjadi fondasi pengembangan kolaborasi jangka panjang antara UNDIP dan UPM.

Fokus Penelitian pada Pemanfaatan Gas Metana

Salah satu fokus utama kerja sama adalah penelitian mengenai pemanfaatan gas metana.

Metana merupakan gas yang banyak dihasilkan dari aktivitas peternakan, tempat pembuangan akhir sampah, limbah organik, hingga sektor energi.

Di satu sisi, metana memiliki potensi besar sebagai sumber energi alternatif. Namun di sisi lain, gas ini juga termasuk gas rumah kaca yang memiliki dampak signifikan terhadap perubahan iklim apabila dilepaskan langsung ke atmosfer.

Melalui penelitian bersama, para peneliti dari UNDIP dan UPM akan mengembangkan teknologi yang mampu mengoptimalkan pemanfaatan gas metana sehingga memiliki nilai tambah sebagai sumber energi maupun bahan baku industri.

Pendekatan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi energi, tetapi juga membantu mengurangi emisi gas rumah kaca.

Mengapa Gas Metana Penting?

Dalam beberapa tahun terakhir, pemanfaatan gas metana menjadi salah satu perhatian utama di berbagai negara.

Gas ini memiliki kandungan energi yang tinggi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar maupun diolah menjadi berbagai produk kimia bernilai ekonomi.

Selain berasal dari sumber fosil, metana juga dapat diperoleh dari limbah organik melalui proses biologis.

Apabila dikelola menggunakan teknologi yang tepat, gas metana mampu menjadi salah satu solusi dalam mendukung transisi menuju energi yang lebih bersih.

Karena itu, pengembangan teknologi pemanfaatan metana menjadi salah satu bidang penelitian yang terus berkembang di tingkat internasional.

Kembangkan Pyrolysis Plastics Oil (PPO)

Selain gas metana, kolaborasi ini juga diarahkan pada pengembangan Pyrolysis Plastics Oil (PPO).

PPO merupakan minyak yang dihasilkan melalui proses pirolisis, yaitu pemanasan sampah plastik pada suhu tinggi dalam kondisi minim oksigen.

Melalui proses tersebut, limbah plastik dapat diubah menjadi produk berbentuk minyak yang berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber energi maupun bahan baku industri.

Pengembangan teknologi ini dilakukan melalui kolaborasi antara UNDIPUPM, dan King Fahd University of Petroleum and Minerals (KFUPM).

Solusi Mengurangi Sampah Plastik

Permasalahan sampah plastik menjadi tantangan besar di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Banyak jenis plastik yang sulit terurai secara alami sehingga memerlukan pengelolaan yang tepat agar tidak mencemari lingkungan.

Teknologi pirolisis menjadi salah satu alternatif yang mulai banyak dikembangkan karena mampu mengubah limbah plastik menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.

Konsep tersebut sejalan dengan prinsip ekonomi sirkular, yaitu memanfaatkan kembali limbah menjadi sumber daya baru sehingga mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.

Perkuat Produktivitas Publikasi Internasional

Selain penelitian bersama, UNDIP dan UPM juga merencanakan penyusunan artikel ilmiah kolaboratif untuk diterbitkan pada jurnal internasional bereputasi.

Publikasi bersama menjadi salah satu indikator penting dalam penguatan kualitas riset perguruan tinggi.

Melalui kolaborasi lintas negara, hasil penelitian diharapkan memperoleh jangkauan yang lebih luas serta memberikan kontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan global.

Bagi UNDIP, kerja sama tersebut juga menjadi peluang untuk meningkatkan visibilitas para penelitinya di tingkat internasional.

Mobilitas Dosen dan Mahasiswa

Kolaborasi tidak berhenti pada kegiatan penelitian.

Kedua universitas juga merancang berbagai program mobilitas akademik, mulai dari pertukaran dosen, pertukaran mahasiswa, penyelenggaraan summer course, hingga pengabdian kepada masyarakat secara bersama di Indonesia maupun Malaysia.

Program tersebut diharapkan mampu memperluas pengalaman akademik sivitas kedua perguruan tinggi sekaligus mempererat jejaring internasional.

Mahasiswa juga memperoleh kesempatan mempelajari budaya akademik yang berbeda serta membangun kolaborasi dengan mahasiswa dari negara lain.

Dukung Program World Class University

Kerja sama ini menjadi bagian dari strategi UNDIP dalam menjalankan program World Class University (WCU).

Program WCU tidak hanya berorientasi pada peningkatan peringkat universitas, tetapi juga memperkuat kualitas penelitian, publikasi ilmiah, inovasi, dan jejaring internasional.

Melalui kolaborasi dengan universitas yang masuk dalam jajaran Top 500 QS World University Rankings, UNDIP berupaya meningkatkan daya saing institusi di tingkat global.

UPM Masuk Jajaran Universitas Terbaik Dunia

Universiti Putra Malaysia merupakan salah satu perguruan tinggi riset terbaik di Malaysia.

Pada QS World University Rankings 2026, UPM berada di peringkat 134 dunia, menjadikannya salah satu mitra strategis bagi pengembangan kolaborasi internasional UNDIP.

Kemitraan dengan universitas bereputasi seperti UPM diharapkan mampu memperkuat kualitas penelitian sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas pada masa mendatang.

Selaras dengan Sustainable Development Goals

Kolaborasi penelitian mengenai gas metana dan Pyrolysis Plastics Oil juga mendukung berbagai target Sustainable Development Goals (SDGs).

Di antaranya adalah SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) melalui pengembangan energi alternatif, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan riset teknologi, SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pemanfaatan limbah plastik, SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui pengurangan emisi, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antarperguruan tinggi internasional.

Wujud Komitmen UNDIP Menghasilkan Inovasi Berdampak

Melalui penguatan jejaring internasional bersama Universiti Putra Malaysia, Universitas Diponegoro kembali menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan penelitian yang tidak berhenti pada publikasi ilmiah semata.

Kolaborasi ini diharapkan menghasilkan inovasi yang mampu memberikan solusi terhadap tantangan global di bidang energi, lingkungan, dan pengelolaan limbah.

Dengan memperkuat riset bersama, meningkatkan mobilitas akademik, serta mengembangkan teknologi ramah lingkungan, UNDIP terus mendorong terciptanya ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang aktif berkontribusi di tingkat internasional.

Langkah ini menjadi bagian dari visi UNDIP Bermartabat, UNDIP Bermanfaat, dan UNDIP Berdampak, yaitu menghadirkan inovasi yang mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan berkelanjutan, baik di Indonesia maupun di dunia.

Sumber: Perkuat Riset Global, UNDIP–UPM Kembangkan Pemanfaatan Gas Metana dan Minyak Pirolisis Sampah Plastik