Semarang – Sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menimpa bangunan SDN Sendangmulyo 3, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, pada Senin (27/7) sekitar pukul 10.00 WIB. Insiden yang terjadi saat proses belajar mengajar berlangsung itu menyebabkan satu ruang kelas mengalami kerusakan berat, namun dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada sore hari, sebagian atap ruang kelas 1A ambruk akibat tertimpa batang pohon. Sejumlah petugas dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang terlihat melakukan proses pemotongan dan evakuasi pohon yang tumbang.
Selain kerusakan pada atap, kondisi ruang kelas juga mengalami kerusakan cukup parah. Beberapa meja dan bangku siswa rusak, sementara rangka atap serta sejumlah fasilitas pembelajaran ikut terdampak.
Kepala SDN Sendangmulyo 3, Kuntarti Endah Sarini, mengatakan seluruh siswa berhasil dievakuasi dengan cepat sehingga tidak ada korban. Meski demikian, para siswa sempat mengalami kepanikan akibat peristiwa tersebut.
"Yang terpenting semua anak selamat. Setelah kejadian mereka langsung kami evakuasi ke ruang kepala sekolah untuk ditenangkan sebelum akhirnya dipulangkan lebih awal," ujarnya.
Menurut Endah, pohon yang tumbang merupakan pohon tua yang diperkirakan telah berusia ratusan tahun. Kondisi batang bagian bawah diketahui sudah keropos, diduga akibat bekas pembakaran, sehingga pohon tidak mampu menopang beban dan akhirnya roboh. Ia memastikan saat kejadian tidak terjadi angin kencang.
Pohon tersebut diperkirakan memiliki diameter sekitar dua meter dengan tinggi lebih dari 10 meter. Karena ukuran dan percabangannya yang besar, dampaknya tidak hanya mengenai ruang kelas 1A, tetapi juga merusak sebagian atap ruang tata usaha, ruang agama Katolik, dapur, serta kamar mandi sekolah.
Untuk memastikan kegiatan belajar tetap berjalan, pihak sekolah menerapkan sistem pembelajaran bergantian mulai Selasa. Siswa kelas 1A akan menggunakan ruang kelas 2 pada pukul 07.00 hingga 10.00 WIB, sedangkan siswa kelas 2 mengikuti pembelajaran setelahnya, yakni pukul 10.00 hingga 13.30 WIB.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Muhammad Ahsan, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengapresiasi langkah cepat pihak sekolah dalam mengevakuasi seluruh siswa sehingga tidak ada korban. Menurutnya, sistem belajar bergantian menjadi solusi sementara hingga ruang kelas yang rusak selesai diperbaiki.
Pemerintah Kota Semarang bersama instansi terkait kini tengah melakukan penanganan terhadap pohon tumbang sekaligus mendata kerusakan bangunan sekolah agar proses perbaikan dapat segera dilakukan dan kegiatan belajar mengajar kembali berlangsung normal.
Sumber: Kompas "Atap Kelas SDN Sendangmulyo 3 Semarang Roboh Tertimpa Pohon Tumbang"