Illustrasi vaksin
News

Vaksin Covid-19 Telah Tersedia, Apa Saja Syarat Untuk Mendapatkannya?

Share this:

Vaksin Covid-19 telah datang di Indonesia sejak akhir bulan Desember 2020. Vaksin yang telah datang tersebut telah diuji secara klinis oleh Biofarma sebelum didistribusikan dan disuntikkan ke masyarakat Indonesia agar aman serta tidak menimbulkan efek samping.

Akhirnya pada tanggal 13 Januari 2021, Presiden Joko Widodo menjadi penerima vaksin Covid-19 dan disiarkan secara langsung di berbagai media. Ini menjadi kunci bahwa vaksin Covid-19 sudah akan diterima oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Perlu diketahu bahwa penerimaan vaksin Covid-19 ini memiliki skala prioritas. Tentunya ini berdasarkan urgensi dari pihak-pihak yang sangat membutuhkan. Prioritas utama dalam penerimaan vaksin ini tentunya adalah petugas medis yang bekerja di rumah sakit, puskesmas, maupun klinik. Penerima vaksin selanjutnya adalah anggota TNI/Polri, aparat hukum, kepala daerah, dan pemuka agama. Selanjutnya merupakan tenaga pengajar seperti guru SD, SMP, SMA, dosen, dan yang terakhir masyarakat umum.

Meskipun kita mungkin belum tahu pasti kapan kita akan menerima vaksin, tentu patut kita perhatikan syarat-syarat bagi para penerimanya. Berikut ini adalah syarat-syarat agar dapat menerima vaksin.

1. Memiliki kondisi tubuh yang prima

Vaksin yang disuntikan merupakan produk biologis, yang akan merangsang respon kekebalan tubuh. Maka dari itu, tubuh sang penerima vaksin harus dalam kondisi prima agar dapat merespon positif vaksin.

2. Suhu tubuh normal 36-37 derajat Celsius

Penerima vaksin harus memiliki suhu tubuh normal, yaitu 36-37 derajat Celsius. Ketika sang penerima vaksin dinyatakan demam oleh petugas, maka pemberian vaksin akan dibatalkan.

3. Usia

Pemberian vaksin, apapun itu,  tidak sembarang diberikan kepada semua orang, termasuk vaksin Covid-19. Syarat usia bagi penerima vaksid Covid-19 adalah orang yang berusia 18-59 tahun, sehingga anak-anak dan para lansia tidak dapat menerima vaksin ini.

4. Penyakit bawaan/komorbid

Vaksin Covid-19 ini tidak dapat diberikan kepada orang yang menderita penyakit diabetes dan hipertensi. Selain itu, bagi masyarakat pemilik penyakit bawaan harus menyertakan surat rujukan dari dokter. Ini dikarenakan supaya jangan sampai vaksin dapat menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan.

5. Tidak ada gangguan autoimun

Penderita autoimun yang sedang dalam pengobatan tidak disarankan menerima vaksin. Ini dikarenakan proses pengobatan yang tujuannya menekan sistem imun tubuh. Hal ini akan menghambat proses pembentukan antibodi melalui vaksin. Sehingga antibodi tak akan terbentuk meski sudah disuntikkan vaksin.

Sumber :

https://www.kompas.com/tren/read/2020/11/22/164651465/vaksin-corona-hampir-tersedia-siapa-yang-pertama-berhak-mendapatkan?page=all

https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20210111141633-255-592171/syarat-vaksinasi-yang-perlu-diketahui

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *