Spot

Parjo Tembalang: Tempat Bersatunya Menu Pancong dan Konsep Nongkrong ala Burjo

Share this:

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa burjo dikenal lebih merakyat dibandingkan kafe. Hal ini menjadi kelebihan burjo yang menawarkan menu dengan harga lebih murah dan sesuai dengan selera pasar. Selain itu, mayoritas burjo saat ini menyediakan berbagai fasilitas hingga buka sampai 24 jam. Tak heran apabila burjo dijadikan pilihan bagi mahasiswa sebagai tempat nongkrong, kerja kelompok, hingga rapat organisasi berlarut-larut. Ada banyak burjo di Tembalang, salah satunya Parjo yang merupakan kepanjangan dari Pancong dan Burjo. Penasaran apa yang menarik pada burjo satu ini? Yuk sini, merapat.

Kehadiran Pancong Parjo di Tembalang

Dok: Parjo

Dari sekian banyak camilan, burjo satu ini justru memakai pancong sebagai salah satu menu andalannya. Usut punya usut, burjo yang berdiri tahun 2017 ini bermula dari ketiga owner yang berasal dari Jakarta. Pada saat itu, di Jakarta sedang marak kue pancong yang merupakan kue khas Jawa Barat. Melihat perkembangan kue pancong yang menjanjikan, muncullah inisiatif membawa kue pancong ke Semarang, khususnya Tembalang.

“Kalau di sekitar Tembalang, yang menyediakan pancong setauku hanya ada di Parjo. Apalagi di daerah sini masih banyak yang belum tahu pancong itu apa,” ujar Andrew selaku Area Manager ketika diwawancarai via telepon, Selasa (4/8).

Tak hanya itu, segmentasi pasar yang mayoritas mahasiswa pun menjadi pertimbangan tersendiri ketika ingin memperkenalkan pancong. Kebiasaan mahasiswa yang suka dengan aneka jajanan dimanfaatkan sebagai peluang. Segala macam jajanan memiliki tren pada masanya. Namun pancong ingin dikenal lebih lama dengan cara menjadikannya nama sebuah tempat yaitu Parjo. Kue pancong Parjo pun disesuaikan dengan selera pasar seperti penyajian topping yang lebih banyak dan ukuran yang lebih tebal.

Menurut penuturan Andrew, sejak tahun 2017 mahasiswa lebih menyukai manghabiskan waktu di coffee shop atau burjo. Saat itu keberadaan coffee shop belum terlalu banyak dan terkesan mahal. Di samping sisi, Andrew juga mengamati bahwa saat itu belum banyak burjo yang memberikan pelayanan sekelas kafe. Dari situlah, Parjo berinisiatif untuk menggunakan sistem pembayaran yang berafiliasi dengan Grabfood atau e-money. Sehingga dari hal tersebut, mulai bermunculan burjo dengan konsep premium. Tak hanya itu, konsep ini juga membawa kemajuan dan perubahan yang inovatif dalam burjo, khususnya di Tembalang.

Parjo Untuk Semua Kalangan

Parjo kini memiliki empat cabang di Semarang, yang ketiganya berlokasi di Tembalang seperti Gondang, Klentengsari dan Kramas. Menu dan harga yang disajikan pun tak jauh berbeda dengan menu Burjo pada umumnya. Hanya saja terdapat menu tambahan yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen di masing-masing cabang. Walaupun merupakan burjo, dari segi pelayanan Parjo tak kalah saing dengan fasilitas sekelas kafe. Pembawaan konsep yang unik dan pelayanan maksimal membuat Parjo tidak hanya terbuka untuk mahasiswa tetapi juga masyarakat lokal setempat.

Dok: Parjo

Di tengah pandemi, Parjo tetap membuka kedua cabangnya di Kramas dan Klentengsari dengan optimisme tinggi. Tentunya dengan mengaplikasikan protokol kesehatan sebaik mungkin. Misalnya tempat duduk yang diberi tanda silang untuk memenuhi standar jarak aman dan juga cairan antiseptik. Selain itu ada banyak himbauan untuk jaga jarak, pakai masker dan cuci tangan. Kemudian, tempat ini juga menyediakan thermo gun untuk mengukur suhu setiap karyawan dan pengunjung yang datang setiap harinya. Meskipun bukan perkara mudah, Parjo tetap berusaha menyesuaikan diri dengan situasi Tembalang yang sepi akibat pandemi.

dok: Parjo

Gimana Kanca Tembalang, nggak penasaran lagi kan sama tempat makan yang satu ini. Supaya makin lengkap, Infotembalang akan memberikan rangkuman singkat di bawah ini. Sampai jumpa di Parjo!

  • Buka 24 jam
  • Tersedia di Gofood dan Grabfood
  • Fasilitas: sistem pembayaran e-money, wifi, stop kontak, musik
  • Harga: standar mahasiswa, kisaran Rp 10.000 – Rp 20.000
  • Tempat: cocok buat nugas/ belajar, rapat, nongkrong rame-rame
  • Alamat cabang di Tembalang: Parjo Kramas (Jl. Mulawarman Raya No. 16, Kramas), Parjo Gondang (Jl. Gondang Timur 1 No. 2D, Bulusan), Parjo Klentengsari (Jl. Klentengsari, Tembalang, Banyumanik)
  • Instagram: @parjo_semarang

2 Replies to “Parjo Tembalang: Tempat Bersatunya Menu Pancong dan Konsep Nongkrong ala Burjo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *