Tembalangan

Universitas Diponegoro Bukan Universitas Patung Kuda

Share this:

Tidak terasa sudah 63 tahun Universitas Diponegoro berdiri di Tembalang. Warga Tembalang tentu juga udah nggak asing lagi dengan sliwar-sliwernya mahasiswa.

Tapi, pernahkah kamu memandu seseorang untuk memasuki daerah Undip Tembalang? Kalau pernah, pasti kamu atau temanmu pernah mengalami hal seperti salah menyebutkan patung Diponegoro dengan patung kuda. Ternyata patung itu tidak sekedar berdiri untuk memberikan sentuhan keindahan. Patung Diponegoro dibuat sebagai simbol Universitas Diponegoro.

Patung Kuda atau Patung Diponegoro?

Kanca Tembalang pasti tau ‘kan ada patung yang bediri dengan gagah di daerah Tembalang? Yap, ada patung Diponegoro yang sedang menungganggi kuda. Meskipun sudah sangat dikenal oleh warga Tembalang dan sekitarnya, tapi tak jarang banyak orang masih salah menyebutkan nama patung tersebut. Pangeran Diponegoro digambarkan sedang menunggangi kuda dengan kedua kaki kuda naik ke atas, namun orang yang lewat ternyata lebih fokus pada kudanya daripada siapa yang mengendalikan kudanya. Alhasil, sebagian orang menyebut Patung Diponegoro sebagai Patung Kuda.

Tidak hanya orang diluar Tembalang yang sering menyebutnya “Patung Kuda”, ternyata mahasiswa Undip pun juga masih sering salah sebut. Brigita, anggotan Senat Mahasiswa Fakultas Teknik Undip mengaku bahwa ia pernah membuat ungkapan “Patung Kuda” untuk kawannya yang tengah berkunjung ke Tembalang.

Lain dari Brigita, Fathan, seorang mahasiswa Ilmu Komunikasi Undip, memiliki kasus yang berbeda. Fathan mengatakan, bahwa ketika mau ke Tembalang, ia selalu menyebut patung tersebut sebagai ikon Undip, yakni patung Pangeran Diponegoro, bukan patung kuda.

Rektor Undip terdahulu, Prof. Sudharto P Hadi, M.E.S, Ph.D, pernah mengatakan, “Jangan sampai salah sebut dengan patung Diponegoro di pertigaan Ngesrep, disana itu patung Diponegoro, bukan patung kuda. Patung itu menunjukan pintu masuk Universitas Diponegoro, bukan Universitas Patung Kuda.” Buat Kanca Tembalang yang masih sering salah sebut, semoga nggak lagi-lagi deh ya, Yuk diingat kata-kata Prof. Sudharto ya!

Nilai-nilai Pangeran Diponegoro Bagi Undip

Nah, pemberian nama Universitas Diponegoro sebagai salah satu universitas terbesar di Jawa Tengah bukan tanpa alasan . Di awal masa kemerdekaan, presiden Soekarno secara langsung memberikan nama bagi universitas ini, dengan nama Universitas Diponegoro. Alasannya karena Pangeran Diponegoro dirasa memiliki nilai-nilai yang dapat dilaksanakan oleh kaum intelektual.

Diponegoro dianggap sebagai pahlawan yang memiliki semangat tinggi dan bertekad kuat. Adapun nilai-nilai perjuangannya adalah jujur, berani, peduli, dan adil. Keempat nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan oleh seluruh warga Undip dulu, sekarang, dan nanti.

Demikian secuplik informasi mengenai Patung Diponegoro di Tembalang. Kanca Tembalang wajib banget bagi-bagi informasi ini ke temen-temen, biar tidak lagi-lagi salah. Pengen tau cerita di balik Patung Diponegoro di Tembalang? Bisa juga baca artikel berikut: Cerita Dibalik Patung Gagah Pangeran Diponegoro

Sumber lain:
https://www.liputan6.com/citizen6/read/755491/patung-pangeran-diponegoro-bukan-patung-kuda
Sumber foto: @fiks.motret

2 Replies to “Universitas Diponegoro Bukan Universitas Patung Kuda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *