Tembalangan

Gondang, Sebuah Titik Kehidupan Mahasiswa Tembalang

Share this:

Suasana yang mulanya riuh dengan keramaian mahasiswa, sekejap berubah menjadi sunyi saat kampus mulai memberlakukan kuliah daring pada akhir Maret lalu. Meskipun saat ini terbilang sepi akibat pandemi, Gondang, yang berlokasi di Tembalang tetap menjadi sebuah kumpulan momen bagi orang yang pernah terlibat di dalamya. Sebuah tempat berkumpulnya orang-orang untuk menjalani kegiatan sehari-hari, mampir untuk mengisi perut di saat jam makan siang, atau sekedar lewat sembari menjajaki jajanan di penghujung petang, telah menjadi rutinitas yang tak pernah terlewatkan di sepanjang jalan ini.

Mungkin Kanca Tembalang pernah memiliki cerita yang tersisa di jalan ini? Kalau iya, tulisan ini akan membawa kalian kembali ke jalan yang selalu penuh dengan kesibukan mahasiswa di setiap harinya.

The One and Only Bu Nur

Saat pertama kali menapakan kaki, mungkin yang terbayang di benak kamu adalah beragamnya tempat makan di setiap sudut Jalan Gondang. Dari mulai jajanan ringan hingga untuk makan besar akan mudah kamu temui di sini.

Salah satunya adalah Penyetan Bu Nur. Warung makan yang terletak di Jalan Mulawarman Utara Dalam II ini menjadi salah satu tempat yang ramai dikunjungi oleh mahasiswa dalam persoalan mengisi perut. Menyediakan beragam menu makanan, Penyetan Bu Nur selalu menjadi alasan tersendiri bagi pelanggannya untuk tetap kembali mampir ke warung ini. Wimala, mahasiswa asal Jakarta yang sedang menuntut ilmu di Undip, mengatakan bahwa Penyetan Bu Nur adalah tempat wajib yang ia kunjungi selama berada Tembalang.

“Suasana di sana itu nggak pernah ngebosenin, kalo bosen sama menu yang satu, masih banyak menu lain yang bisa dicoba. Ditambah, kalau mesen disana itu kan harus nulis (nama) dulu, jadi kadang suka ada yang nulisnya aneh. Terakhir kali kesana ada orang yang nulis nama Uhuy. Jadi pas dipanggil sama yang nganter, masnya bilang, ‘atas nama, Uhuy!’ sambil niruin nada acara Spontan Uhuy gitu.” Ungkapnya. Bahkan, karena seringnya ia berkunjung, sang pemilik warung pun sudah mengenalnya, sehingga menulis pesanan bukanlah hal wajib yang ia lakukan ketika berkunjung ke warung makan ini.

Sebenarnya Penyet Bu Nur, bukanlah satu-satunya warung makan yang selalu disinggahi oleh mahasiswa setiap harinya. Masih banyak warung makan lain yang tidak kalah ramai di sepanjang jalan Gondang. Menurut Kanca Tembalang, warung makan apa yang selalu diramaikan oleh mahasiswa untuk mengisi perut ketika panggilan makan tiba?

Selayang Pandang Perempatan Gondang

Tembalang bukan hanya sebuah tempat yang dipenuhi oleh pelajar yang menuntut ilmu atau tempat bagi para pemukim untuk menyambung hidup. Lebih dari itu, Tembalang menjelma sebagai pengingat bahwa ada manusia yang berjuang, berdarah, berbahagia untuk melabuhkan mimpinya melalui tempat ini. Berangkat dari hal inilah, Gondang menjadi jalan yang selalu hidup setiap harinya. Mulai dari kos ekslusif sampai ekonomis, dari bangunan mewah sampai ala kadarnya, telah mewarnai tiap sisi jalan ini. Hal itu menegaskan bahwa hadirnya Gondang memang diperuntukkan bagi mahasiswa yang ingin menetap dengan berbagai pilihan kenyamanan.

Saat masuk dari arah Banjarsari, pertama-tama kamu akan disuguhkan dengan persimpangan yang selalu disibukkan oleh hingar bingar kendaraan yang berlalu lalang. Perempatan Gondang, begitulah persimpangan ini dikenal oleh masyarakat Tembalang. Terlebih ketika petang, akan janggal rasanya jika persimpangan ini tidak bising oleh suara kendaraan yang mengantri, serta Pak Ogah yang siap hadir demi kelancaran persimpangan tersebut.

Sebenarnya jika dibandingkan dengan Jalan Banjarsari atau Ngesrep, ruas jalan ini terhitung sempit dan tidak sebanding dengan kesibukannya. Mungkin, inilah yang menjadikan Gondang sebagai sebuah jalan yang mudah untuk diingat bagi setiap orang yang menetap di Tembalang. Sebuah jalan penuh sesak yang akrab dengan berbagai aktivitas mahasiswa di dalamnya.

Tempat Otentik Sederhana Nan Kaya Rasa

Tersedianya gerai, seperti fotocopy, laundry, salon, warung makan, mini market, Gondang menjadi jalan yang lebih dari sekedar cukup untuk memenuhi setiap kebutuhan penghuninya atau bahkan bagi mereka yang singgah. Bahkan, tidak jarang dari gerai tersebut yang buka selama 24 jam. Mungkin, ketersediaan inilah yang membuat Gondang tidak pernah lepas dari kegiatan apapun yang dilakukan oleh mahasiswa.

Kegiatan mahasiswa tidak melulu soal berada di kampus. Mengerjakan tugas, mengisi waktu saat jam kuliah kosong, rapat organisasi, kadang hal tersebutlah yang membuat kamu keluar dari lingkungan kampus hingga membawamu ke suatu tempat yang sekiranya nyaman untuk kamu singgahi. Ada banyak cerita yang pernah tertoreh di sepanjang jalan ini. Bercengkerama di Burjo, menggarap tugas hingga larut malam, atau sekedar mengisi waktu luang dengan membahas hal-hal ringan sembari menunggu pagi datang, telah menjadi hal yang kerap dilakukan. Namun, tidak pada saat ini.

Gondang bukanlah jalan biasa. Gondang adalah jawaban akan kebutuhan mahasiswa terhadap tempat otentik sederhana namun kaya rasa.

Menurut Kanca Tembalang, tempat apa yang paling membuat kamu ingat dengan Tembalang? Tulis di kolom komentar ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *