Acara Hits Fitur

Kreatif Tanpa Batas Dengan Konten Digital

Share this:

“Bekerja adalah cerminan hakikat manusia,” demikian Karl Marx pernah berucap. Ketika kita bekerja, semua pemikiran abstrak yang meluap-luap di dalam alam pikir diwujudnyatakan ke dalam dunia nyata. Hidup akan menjadi kering ketika hasrat kreatif kita tak dapat dituangkan ke dalam wujud konkrit. Apalagi ketika masa pandemi yang serba terbatas ini. Tapi, tenang saja, karena kali ini Infotembalang akan membagikan isi diskusi Weekend Upgrade #4 yang diselenggarakan Sabtu (27/6) yang lalu. Dalam acara tersebut kami mengupas habis bagaimana kita tetap bisa berkreasi tanpa batas dengan konten digital.

Adalah Ramadhan Wijanarko yang menjadi pemateri Weekend Upgrade #4. Ia adalah seorang profesional di bidang konten digital yang dulu juga pernah menjabat sebagai Pemimpin Redaksi di infotembalang pada tahun 2012. Mas Ardhan telah bertahun-tahun terjun di dunia konten digital dan kini tengah menjalani tanggung jawab sebagai Managing Editor di Markplus.Inc, dengan salah satu produknya Majalah Marketeers, media marketing terdepan di Indonesia. Penasaran apa aja ilmu yang ia bagikan? Yuk, simak selengkapnya berikut ini!

Konten Digital, Konten Masa Ini

Mas Ardhan menyampaikan bahwa kini industri mulai melakukan digital transformation. Hal ini dapat diamati dari banyaknya transaksi jual-beli yang dilakukan melalui online platform. Datangya pandemi virus Corona ternyata semakin mempercepat laju perubahan ini.

Mas Ardhan mengaku bahwa baru-baru ini terjadi peningkatan traffic di berbagai website media digital. Hal ini dilihatnya sebagai sebuah kesempatan emas. Dengan berubahnya pola konsumsi media seperti ini, konten-konten digital semakin diterima luas oleh masyarakat.

Terbukanya berbagai platform media digital semakin mempermulus jalan para jiwa-jiwa kreatif untuk menyalurkan ekspresinya. Sebut saja Youtube, Instagram, Tiktok, Spotify, Facebook, Twitter, Blogger, WordPress, dan ribuan platform digital media lainnya.  

Mulai Aja Dulu!

Salah satu hambatan yang paling sering dialami ketika ingin memulai mencipta konten digital yang diakui oleh Mas Ardhan adalah kita seringkali takut untuk mencoba. Mas Ardhan mengatakan bahwa media digital adalah media paling bebas, karena tidak pernah ada format konten yang jadi pakem.

Kanca Tembalang bisa berkreasi sesuka hati. “Trial and error adalah wajar, bahkan pasti dilakukan oleh setiap konten kreator,” ujar Mas Ardhan. So, jangan berkecil hati dan mulailah berkreasi!

Relevan, Unik, Autentik

Mas Ardhan juga membocorkan rahasia pola konsumsi konten pada masa ini. “Orang-orang sekarang suka mengonsumsi hal yang relevan, unik, dan autentik,” demikian katanya. Baginya, cara untuk selalu relevan adalah dengan memperhatikan hal-hal yang tampak di kehidupan sehari-hari. Entah gaya pakaian teman, merek handphone, dan lain sebagainya.

Kemudian, mengenai autentik, ia menganjurkan agar source yang kita gunakan sebisa mungkin belum pernah digunakan oleh orang lain. Soal keunikan, teman-teman tinggal menggali lebih dalam diri kalian, karena setiap pribadi itu unik dan berbeda!

Always Based on Data

Ketika teman-teman sudah berani mencoba dan menentukan keunikan isi konten, kalian dapat mulai belajar mengolah data sebagai bahan evaluasi. “Jangan kebanyakan berasumsi. Berpeganglah pada data. Kalian bisa mulai dari riset kecil-kecilan, seperti memakai fitur question di Snapgram, atau menyebarkan Google Form ke teman-teman terdekat. Dari situ kalian dapat menilai hal apa saja yang dapat dikembangkan dan dipertahankan dari konten yang telah dibuat,” jelas Mas Ardhan.

Demikian insights menarik yang dapat dibagikan Infotembalang dari Weekend Upgrade #4. Sebagai generasi muda penuh energi, tentu kita tak boleh menyerah dengan segala keterbatasan. Jalan selalu ada, tinggal bagaimana kita berani untuk memulainya. Sisingkan lengan bajumu, ekspresikan jiwa kreatifmu! Cheers!

Julius Ardiles Brahmantya
Cultural Anthroplogy UGM 2017 | Student, writers | AMDG

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *