pandemi
Fitur

Pandemi Corona Virus: Bukan Barang Baru

Share this:

Halo Smartizen semua! Sudah cuci tangan belum nih? Di tengah kondisi penyebaran virus Corona seperti ini, kesadaran dan kedisplinan kita untuk selalu menjaga kebersihan wajib dilakukan lho! Apalagi, WHO pada tanggal 11 Maret 2020 yang lalu sudah mengeluarkan pernyataan bahwa fenomena penyebaran virus Corona sudah termasuk dalam kategori pandemi. Wah, cukup mengkhawatirkan, bukan?

Meskipun tampaknya mematikan dan mengerikan, apakah Smartizen tahu kalau sebenarnya pandemi seperti COVID-19 ini bukanlah barang baru bagi umat manusia? Yup, nenek moyang kita sudah pernah menghadapi beberapa ancaman wabah penyakit yang sama atau bahkan lebih mematikan daripada pandemi COVID-19 yang tengah kita hadapi saat ini. Mari kita telusuri sejarah pandemi di dunia.

Melansir dari History.com, sejarah penyebaran penyakit dapat diikuti jejaknya hingga 10.000 tahun yang lalu. Pergeseran masyarakat berburu-meramu yang nomaden menjadi masyarakat agraris yang menetap rupa-rupanya mempermudah penyakit untuk menular dari satu orang ke orang lain secara cepat.

430 SM: Athena

Kemudian, masih dari sumber yang sama, wabah penyakit yang pertama kali terekam sejarah terjadi sekitar 430 SM di Yunani Kuno. Saat itu, negara Athena dan Sparta sedang berperang. Malangnya, warga Athena terinfeksi penyakit yang diduga adalah tifus. Wabah tifus tersebut pada akhirnya memperlemah pertahanan Athena dan menyebabkan kemenangan bagi Sparta

165 M: Antonine Plague

Lalu, menurut mphonline.org, pada kisaran tahun 165 M, terjadi wabah Antonine di daratan Asia Kecil, Mesir, hingga Italia. Pada masa itu, tentara Roma yang melakukan ekspedisi membawa penyakit yang diduga cacar dan mengakibatkan ribuan orang Romawi Kuno meninggal dunia.

541 M: Justinian Plague

Wabah berikutnya terjadi pada kira-kira tahun 541 di dataran sekitar Laut Mediterania. Wabah tersebut dikenal dengan “Justinian Plague”, merujuk pada nama kaisar Romawi pada masa itu, Justinian. Penyebaran penyakit yang diduga pes tersebut memakan korban jiwa sebanyak 50 juta di Palestina, Bizantium, dan Romawi Kuno.

11th Century: Leprosy

Selanjutnya, masyarakat Eropa kembali menghadapi wabah penyakit kusta yang menyebar pada kisaran abad ke-11. Penyakit yang membuat organ tubuh dapat membusuk tersebut memakan jutaan korban jiwa.

13-14th Century: Black Death

Sekitar 2 abad kemudian, tepatnya pada kisaran tahun 1315, masyarakat Eropa kembali dihantui wabah paling mematikan di masa Abad Pertengahan. “The Black Death” adalah sebutan bagi wabah yang membunuh sepertiga populasi dunia itu. Penyakit itu kini telah diindentifikasi sebagai penyakit pes yang menular lewat kutu tikus dan menyebar terutama di kota-kota pelabuhan. Kala itu, saking banyaknya orang yang meninggal, banyak mayat yang dibiarkan tergeletak begitu saja di jalanan karena tidak ada lagi orang yang mampu mengurus.

1918: Spanish Flu

Di masa modern, dunia mengalami epidemi paling mematikan sepanjang sejarah yang dikenal sebagai Flu Spanyol. Influenza yang kini bagi sebagian orang dianggap sebagai penyakit ringan, pada masa itu mampu membunuh 50 juta jiwa yang sebagian besar terdiri dari orang muda yang bugar dan sehat. Penyakit tersebut berasal dari transmigran China di Amerika dan menyebar ke penjuru Eropa pada tahun 1918.

1980’s – present: HIV/AIDS

Kini, selain pandemi virus Corona, kita sebenarnya juga mengalami pandemi virus HIV yang menyebabkan AIDS. Virus yang diduga berasal dari simpanse ini pertama diidentifikasi pada tahun 1920-an dan hingga kini telah memakan korban sekitar 35 juta jiwa. Penyakit yang terutama menular terutama melalui hubungan seksual ini hingga sekarang belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkannya.

Sebenarnya masih banyak wabah penyakit yang belum Infotembalang sebutkan, tapi, setidaknya, melalui ini kita dapat mengetahui bahwa wabah penyakit bukanlah hal baru bagi kita. Dengan mempelajari sejarah penyebaran wabah, kita dapat belajar bagaimana nenek moyang kita menghadapi fenomena yang kini juga sedang kita alami ini dan tetap bertahan hingga akhirnya menang. Tetap jaga kebersihan, cuci selalu tanganmu, dan stay safe, guys!

Refrensi:
https://www.history.com/topics/middle-ages/pandemics-timeline
https://www.weforum.org/agenda/2020/03/a-visual-history-of-pandemics/
https://www.mphonline.org/worst-pandemics-in-history/

Julius Ardiles Brahmantya
Cultural Anthroplogy UGM 2017 | Student, writers | AMDG

3 Replies to “Pandemi Corona Virus: Bukan Barang Baru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *