gadis pekalongan
Berita

GADIS! Gerakan Pengoptimalan Peran BUMDes Kreasi Mahasiswa UNDIP

Share this:

Pekalongan (11/2). Tim KKN UNDIP (Kuliah Kerja Nyata Universitas Diponegoro) melakukan kegiatan penyuluhan mengenai BUMDes (Badan Usaha Miliki Desa) serta bagaimana pengelolaannya di Desa Wonoyoso, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan.

“BUMDes Jaya Mandiri hanya mengelola PPOB (Payment Point Online Bank) sebagai unit usahanya,” tutur Rohman selaku Kaur Umum dan Perencanaan Desa Wonoyoso saat diwawancarai oleh Muhammad Syukron, Senin (13/1). Pengoptimalan peran Badan Usaha tersebut menjadi salah satu fokus utama karena bisa mengangkat potensi ekonomi desa yang digerakkan oleh masyarakat secara swadaya.

Koordinator mahasiswa KKN, Muhammad Syukron, menerangkan GADIS (Gerakan Desa Ikut Sejahtera) adalah program edukasi kepada perangkat desa agar lebih cakap dalam mengelola BUMDes melalui kegiatan penyuluhan serta penyerahan modul GADIS sebagai pedoman.

“Diharapkan melalui kegiatan seperti ini pengetahuan perangkat desa mengenai BUMDes, bagaimana pengelolaannya, serta motivasi perangkat desa guna meningkatkan PADes (Pendapatan Asli Desa) dapat meningkat,” jelasnya.

Program GADIS diawali dengan kegiatan mewawancarai perangkat desa guna menggali informasi terkait pengelolaan BUMDes Jaya Mandiri. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan penyuluhan kepada perangkat desa yang diadakan pada Kamis (6/2) di Balai Desa Wonoyoso. Kemudian diakhiri dengan penyerahan modul GADIS sebagai pedoman kepada kepala desa.

Selain program GADIS, Tim KKN Undip Desa Wonoyoso, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan juga menyelenggarakan berbagai program pendukung seperti UMKM Beraksi yang lebih banyak memberikan edukasi sekaligus pendampingan kepada pelaku UMKM agar lebih sadar mengenai perizinan mendirikan usaha maupun pemasaran produk secara online

Seperti kita ketahui KKN Reguler Undip dilaksanakan dua kali setahun. Pada periode KKN Tim I tahun 2019/2020 ini, Universitas Diponegoro memberangkatkan sekitar 2.122 mahasiswa. Dengan 115 dosen yang juga akan diterjunkan untuk mendampingi pelaksanaan KKN.
Selama kurang lebih 42 hari mereka akan diterjunkan dan tersebar di 10 kabupaten yang berbeda. Yaitu Semarang, Jepara, Pati, Demak, Grobogan, Pemalang, Pekalongan, Tegal, Batang, dan Rembang, dengan total 35 kecamatan.

Nama Penulis: Muhammad Syukron Ma’mun (@mohd_syukron)
Desa KKN: Desa WonoyosoA (@kkn_wonoyoso)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *