Lintas Kampus Mampir Kampus UNPAD Bandung

Syera Anggreini Buntara: Latih Skill Diplomasi dan Komunikasi Lewat MUN

Share this:

Smartizen, terutama mahasiswa Hubungan Internasional, tentu familiar dengan kegiatan Model United Nations, atau disingkat MUN, yaitu pendidikan simulasi di mana peserta dapat belajar tentang diplomasi, Hubungan Internasional, dan sidang PBB. MUN merupakan ajang yang tepat buat Samartizen mengasah skill komunikasi, negosiasi, Bahasa Inggris, hingga kemampuan riset. Di sisi lain, Smartizen juga bisa menambah wawasan mengenai isu-isu politik luar negeri.

Nah, kali ini Infotembalang ajak Smartizen kenalan sama salah satu lulusan dari Universitas Padjajaran Bandung yang sudah banyak berkecimpung di kegiatan MUN. Ialah Syera Anggreini Buntara, lulusan Fakultas Hubungan Internasional, Universitas Padjajaran Bandung (Unpad) angkatan 2015. Syera sudah aktif di kegiatan MUN sejak tahun 2015 (Irdumun) hingga menjadi delegasi di LIMUN salah satu event MUN bergengsi yang diadakan di London, Inggris. Kira-kira strategi apa aja ya, yang diterapkan Syera hingga berhasil membawanya ke kota London? Yuk, simak ceritanya.

Awalnya, Syera mulai aktif kegiatan MUN sejak mengikuti Shirt Diplomacy Course yang diselenggarakan Fakultas HI Universitas Padjajaran. Karena aktivitasnya, Pada bulan Oktober 2015, Syera diajak kakak tingkat untuk mengikuti IRDUMUN yang diselenggarakan Universitas Diponegoro, dengan mode double delegatem yaitu satu negara yang berisi dua orang delegasi. Awalnya Syera tidak banyak speak up namun di situ Ia belajar banyak. Salah satunya adalah pentingnya approach kepada chair setelah sidang, dari situ peserta bisa mendapatkan penilaian dan evaluasi. Memahami karakter delegasi kampus lain tidak kalah pentingnya, setiap kampus memiliki culture yang berbeda-beda, ada yang menekankan gaya komunikasi, substansi presentasi, atau bahkan keduanya.

Di ajang Irdumun, Syera tidak mendapatkan award, namun pada kesempatan MUN berikutnya, yang diselenggarakan oleh ALSA Unpad pada bulan Februari 2016 Syera yang maju dengan mode single delegate berhasil meraih Best Position Paper. Saat itu Syera menjadi delegasi dari Negara Yordania yang mengangkat isu tentang pengungsi Suriah. Di tahun yang sama, Syera kembali mengikuti sidang MUN yang diselenggarakan oleh Universitas Paramadina pada bulan Oktober 2016. Mewailiki negara Jepang dan mengangkat isu tentang Reformasi Dewan Keamanan PBB, Syera menyabet penghargaan Outstanding Delegate.

“Kuncinya adalah persiapan yang matang, dan target yang jelas, aku ikut ini tujuannya untuk bisa ikut ke ajang Internasional MUN di London”

Perencanaan yang matang tersebut terdiri dari mapping negara-negara peserta delegasi, membuat breakdown motion yang komprehensif, melakukan riset dan menyiapkan skenario sidang hingga bagaimana jika ada delegasi yang kontra dengan dirinya. Masih di tahun yang sama, Syera kembali menjadi delegasi di JOINMUN pada bulan Desember 2016 untuk semakin mematangkan persiapannya menuju LIMUN. Di JOINMUN ini Syera maju sebagai double delegate dan mendapatkan penghargaan tertinggi, yaitu Best Delegate.

Dengan berbagai pengalamannya tersebut, Syera akhirnya berhasil mencapai cita-citanya untuk ikut menjadi delegasi di London MUN (LIMUN) pada bulan Februari 2017, bersama 7 orang delegasi lainnya dari Indonesia. “Bedanya di sini, kalau waktu break ya semua delegasi menggunakan waktunya untuk istirahat, saat social night ya untuk ngobrol dan kenalan, tidak ngobrolin tentang paper sama sekali”, kata Syera. “Peserta dari Indonesia rata-rata jago bikin paper, lebih komprehensif, tapi sayangnya di sana penghargaan untuk Best Position Paper dihilangkan, padahal udah bikin niat banget”, tambah Syera menceritakan pengalamannya di ajang LIMUN.

Setelah kembali ke Indonesia, Syera lebih banyak dipanggil sebagai Chair maupun General Secretary pada kegiatan MUN, antara lain di PADMUN (Assistant Director), UN Women Council PADMUN (Rapporteur).

Pada kesempatan ini Syera juga berbagi tips buat kamu yang lagi mempersiapkan diri menjadi delegasi pada kegiatan MUN, yang bisa Smartizen baca di sini: Tip Sukses dan Alasan Kenapa Kamu Harus Ikut Event MUN

2 Replies to “Syera Anggreini Buntara: Latih Skill Diplomasi dan Komunikasi Lewat MUN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *