Berita

#CeritaKKN: Koalink Menjemput Aspirasi Warga

Share this:

Smartizen, sadar nggak kalau aspirasi kita sebagai masyarakat itu penting banget lho untuk pembangunan. Berbekal aspirasi yang ada, pemerintah dapat menentukan arah pembangunan yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Tapi, tak jarang Smartizen bingung harus menyalurkan aspirasi melalui apa, kemana, dan bagaiamana. Hal ini juga dirasakan oleh masyarakat di Kelurahan Bojongbat, Pemalang, dimana aspirasi masyarakat kurang tersalurkan karena belum adanya fasilitas atau mekanisme yang mempermudah hal tersebut. Melihat permasalahan ini, tim II KKN Universitas Diponegoro tahun 2019 yang mengabdi di Kelurahan Bojongbata mengeluarkan suatu inovasi sistem penyaluran aspirasi. yaitu Kotak Aspirasi Keliling atau yang disebut “Koalink”

Program Koalink ini berupaya untuk menjemput aspirasi masyarakat dengan  berkeliling diacara PKK dan kegiatan lain warga Bojongbata. Diharapkan dengan ada program ini  masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya tanpa harus repot-repot ke kantor Kelurahan. Selain untuk menyerap aspirasi masyarakat, program ini juga merupakan upaya perwujudan paradigma Good Goverment, dimana partisipasi masyarakat menjadi salah satu aspeknya. Selama dilaksanakan di periode KKN tim II Undip, Koalink dapat dikatakan berhasil menyerap aspirasi yang selama ini tidak pernah tersampaikan. Misalnya, dari pihak kelurahan, selama ini menilai permasalahan utama di Kelurahannya adalah problem sampah, namun dari Koalink muncul aspirasi dimana 45% warga menilai permasalahan kelurahan adalah penggunaan bantuan dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah yang dinilai kurang tepat sasaran.

Nifa, mahasiswa Ilmu Pemerintahan yang tergabung dalam tim II KKN Kelurahan Bojongbata mengungkapkan bahwa munculnya program ini tidak serta merta meningkatkan partisiapsi masyarakat. “Kesulitan utamanya  untuk menumbuhkan minat warga menulis aspirasinya, ya kita pancing dengan dateng terus ke kegiatan-kegiatan warga mengenalkan Koalink itu sendiri”, ungkap Nifa kepada tim Infotembalang. Tidak hanya itu, tim II KKN kelurahan Bojongbata juga menyediakan kebutuhan warga yang hendak menuliskan aspirasinya, “kita juga menyediakan kertas dan alat tulis jadi warganya ngga perlu repot lagi nyari kertas, tinggal nulis aja”, tambah Nifa. Kedepannya diharapkan program ini terus berjalan dan dilanjutkan, dengan pengurus kelurahan menetapkan satu penanggungjawab Koalink di tiap RW. Diharapkan pula program Koalink dapat menajdi jembatan aspirasi dari masyarakat dengan kelurahan setempat, sehingga kebijakan yang diambil dan program yang dijalankan dapat tepat sasaran dan menyelesaikan masalah riil di masyarakat.

Wah keren banget ya Smartizen program yang dilaksanakan tim KKN di Kelurahan Bojongbata. Suatu program sederhana yang punya dampak besar bagi pengambilan kebijakan, dengan kata lain impactful banget!

Alfonsus Ega
Young - Smart - Impactful Bergerak, berdampak !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *