Acara Hits Berita

Lawfest 2019: Ekspresikan Kebahagiaan Dalam Kebersamaan

Share this:

Dalam kerumunan orang, lampu sorot dan dentuman musik disco meramaikan Kompleks Gubernuran Jawa Tengah di Jalan Pahlawan pada Sabtu malam (29/06). Mendapatkan kesempatan untuk hadir dan meliput acara Lawfest 2019, Tim Infotembalang bakal bercerita banyak tentang keseruan acara malam minggu kemarin. Mulai dari bernyanyi bersama, tertawa dan menangis hingga berjoget, semua ada dalam acara Lawfest 2019 kemarin smartizen.

Mengangkat tema Goodies Memories, teman-teman dari Fakultas Hukum Undip ingin membawa para audience yang hadir untuk mengingat kembali kenangan manis yang sudah dialami. Berdasarkan keterangan dari panitia, “Kenangan adalah sesuatu berharga yang tidak boleh begitu saja dilupakan, baik buruknya kenangan itu yang membentuk kita hingga hari ini”, tutur Angela Shalady atau yang kerap di sapa Angie. Dengan mengangkat tema yang bersifat throwback ini, panitia berharap para penonton dapat bernostalgia akan pengalaman-pengalaman berkesan dalam hidup mereka, yang mana harus dirayakan bersama sebagai suatu anugerah yang tak ternilai harganya.

Mulai dari Sabtu pagi tanggal 29 Juni 2019 kemarin, smartizen sudah bisa melihat aktivitas yang tidak biasa, bukan aktivitas kantoran seperti hari-hari kerja. Tetapi Smartizen akan melihat banyak anak muda khususnya mahasiswa bersliweran keluar masuk Kompleks Gubernuran bersama teman-teman mereka untuk menikmati Lawfest 2019, persembahan dari mahasiswa Fakultas Hukum Universtias Diponegoro (Undip). Diadakan di Pusat Kota Semarang, di daerah Jl. Pahlawan, Simpang Lima, masyarakat Kota Semarang bisa ikut berpartisipasi dan menikmati acara Lawfest 2019 ini sebagai hiburan malam minggu yang menyenangkan dan tak terlupakan.

Sejak pukul 09.00 WIB, para penggemar otomotif sudah bisa untuk melihat acara ‘Car Meet Up n Motor Contest’ dari Lawfest 2019. Smartizen akan disambut oleh jejeran mobil dan motor yang bergaya memamerkan keelokan mereka. Lomba dan pameran otomotif ini diinisiasi untuk memeriahkan acara Lawfest ini, ada berbagai komunitas otomotif yang berpartisipasi, mulai dari mobil sport hingga Jeep, serta motor dengan berbagai bentuk serta gaya dan warna eksentriknya.

Setelah berputar melihat-lihat pameran otomotif, smartizen bisa lanjut untuk menikmati stand-stand bazar yang  menyajikan berbagai makanan dan minuman lezat yang tentunya unik. Fun fact-nya smartizen, hampir 70% para tenant bazar ini merupakan mahasiswa, loh! Keren sekali teman-teman kita yang sudah jadi wirausahawan ini. Tim Infotembalang juga mewawancarai salah satu stand yang dikelola mahasiswa yang menjual rice box kekinian dengan nama Ottokke Chisea. Miranti Sukmajati, mahasiswa jurusan Manajemen Undip sebagai pemilik Ottokke Chisea memaparkan bahwa Lawfest 2019 merupakan salah satu acara bergengsi yang memiliki banyak sekali audience, sehingga menjadikan event ini sebagai moment yang tepat untuk memperkenalkan usaha kuliner miliknya yang dirintis bersama ketiga orang temannya. Perkenalan usaha dan pengalaman menjadi tujuan utama mereka membuka stand kuliner di Lawfest 2019.

Setelah melihat bazar dan menikmati berbagai makanan minuman kekinian, smartizen bisa langsung berfoto di Photobooth yang telah disediakan oleh panitia Lawfest 2019. Hasil foto dapat dilihat di instagram Lawfest dan akan dibagikan melalui link aplikasi Google Drive, jadi smartizen bisa langsung mengakses dan menyimpan foto smartizen pada link tersebut.

Dentuman musik dari arah panggung mulai memanggil, MC sudah mulai mengundang guest star satu per satu untuk tampil. Penampilan pertama dibuka oleh band Beauty & The Beats, band indie yang asalnya asli dari Semarang. Penonton mulai berkumpul di depan panggung untuk menikmati penampilan dari dekat dan mulai mengambil dokumentasi dari ponsel mereka. Masuk bintang tamu yang kedua, gadis cantik solois muda dari Semarang, Neysa Harwina. Smartizen pasti akan ikut terbius penampilannya, kerumunan semakin ramai, banyak pula yang ikut bernyanyi dengan Neysa dan hanyut dalam musik serta lantunan lirik lagu yang dibawakan.

Pertengahan acara dimeriahkan oleh Pom-Pom Boys Fakultas Hukum Undip, yang digadang-gadang menjadi ciri khas yang membedakan mahasiswa Hukum dengan fakultas lainnya. Penampilan Pom-pom Boys yang begitu atraktif dan totalitas meningkatkan antusiasme pengunjung untuk semakin merapatkan barisan dan bersiap menyambut dua guest star selanjutnya, yaitu Sal Priadi dan Diskopantera.

Sekitar pukul 22.30 WIB, Sal Priadi naik ke panggung dan membuat para penonton serta pengujung hanyut dalam lirik indah lantunan lagu yang ia bawakan. Suasana begitu emosional, energi dari Sal dan penonton begitu terasa, saat itu menjadi momen semua pengunjung dapat bernostalgia akan kenangan mereka. Inilah puncak acara Lawfest 2019, Goodies Memories, semua perasaan dalam hati benar-benar dapat diekspresikan dan dicurahkan bersama dari atas panggung maupun dari kerumunan penonton. Ada yang menangis, ada yang tersenyum bahagia, adapula yang memeluk orang di kanan kiri mereka, smartizen. Momen emosional dan nostalgia ini di tutup oleh penampilan Diskopantera, yang membuat penonton bergembira bersama dalam atmosfir lagu jadul tahun 80-90an.

Felisita Damayanti, salah seorang pengunjung Lawfest 2019, mengungkapkan bahwa suasana Goodies Memories benar-benar terasa pada saat penampilan Sal Priadi. Mahasiswi jurusan Hubungan Internasional Undip yang baru pertama kali hadir pada event ini mengapresiasi panitia atas acara Lawfest yang sukses membuat penonton terhanyut untuk bernostalgia pada kenangan-kenangan masa lalu mereka melalui guest star yang dihadirkan. Guest star menjadi daya tarik dan alasan utama wanita yang kerap disapa Felis ini untuk hadir ke event-event seperti Lawfest. Harapannya tahun depan Lawfest 2020 dapat menghadirkan guest star yang unik dan berbeda sehingga menarik pengunjung untuk hadir menonton Lawfest.

Infotembalang juga mendapat kesempatan eksklusif untuk mewawancara Sal Priadi loh! Tunggu ya liput juga update-nya di instagram @infotembalang

Alberta Cindy
Ikhlas, bersyukur, senyum. :) Seize your day! Hari ini, kalau tidak kapan lagi?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *