Mampir Kampus

Mental Tangguh Modal Gladys Ariella Menjalankan SaatTeduh

Share this:

Smartizen tau nggak sih, modal apa aja yang perlu dimiliki untuk membangun usaha sendiri? Gladys Ariella, Mahasiswi Jurusan Hubungan International, Universitas Diponegoro ini telah melalui banyak perjalanan dan pengalaman dalam dunia wirausaha. Berawal berjualan sebagai reseller produk orang lain, hingga saat ini menjalankan bisnis SaatTeduh, usaha kopi miliknya sendiri.

Jauh sebelum menjalankan SaatTeduh, ternyata Gladys sudah berbisnis sejak masih SD, ia pernah mencoba berjualan mainan, dan saat SMA ia juga sempat memiliki partyplanner. Berbekal beberapa pengalaman tersebut, pada tahun 2017 ia menjadi reseller produk kuliner, di titik ini ia mulai serius menekuni dunia. Meskipun hanya sebagai reseller, namun Gladys selalu ingin menghadirkan yang terbaik untuk konsumennya,“Pernah waktu itu, aku ambil produk, ternyata produknya itu lebih kecil dari yang dipromosiin, ya karena aku orangnya detil, sebelum aku bawa ke konsumenku, aku tanyain dulu ke produsenku, tapi jawaban dari sananya ukuran gramnya tetap sama, ya sudah waktu itu aku gak bisa apa-apa kan” Keinginannya untuk memberikan yang terbaik bagi konsumennya saat itu, terbentur dengan posisinya sebagai reseller. Pengalaman inilah yang mendorong Gladys untuk mulai berani mengkreasikan suatu produk hingga lahirlah SaatTeduh.

SaatTeduh lahir dari hal yang disukai Gladys yaitu kopi. Berbagai produk kopi dan caffe yang tengah booming di Kota Semarang, menjadi tantangan sendiri bagi SaatTeduh untuk tetap bertahan ditengah persaingan. Keterbatasan lapak tetap untuk berjualan tidak menjadikan SaatTeduh minder dalam bersaing, Gladys mensiasati dengan sistem droppoint di Kantin FISIP Undip dan IceCream World, selain itu Gladys juga mencoba mengeksiskan SaatTeduh melalui bazar-bazar di Kampus sekitar Tembalang. Bicara tentang kopi, produk SaatTeduh coba dikemas dengan rasa khas tersendiri, “Kita tahu kalau setiap barista memiliki rasa khasnya sendiri, nah SaatTeduh mencoba menonjolkan rasa khas tersebut supaya orang bisa memilih”, ungkap Gladys pada tim Infotembalang.

Meskipun terasa lelah di tengah berbagai kesibukan kuliah dan organisasi, melakukan yang disukai menjadi kunci bagi Gladys untuk terus menjalankan bisnis ini. Bagi wanita kelahiran 16 Oktober ini, menjadi pebisnis tidak hanya butuh modal uang saja, justru baginya mental yang tangguh adalah modal yang paling penting menjalani dunia bisnis. ”Komplain dari konsumen pasti ada, dan mungkin ada yang bikin down banget, tapi justru itu yang harus kita hadapi dan yang akan bikin kita nextlevel” 

Buat smartizen yang tertarik buat ngepoin SaatTeduh dan pingin ngicipin bisa langsung aja stalking ke instagram di @saatteduh.coffe.

Alfonsus Ega
Young - Smart - Impactful Bergerak, berdampak !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *